Kapan Konflik Harus Diwaspadai?
Meski dianggap wajar, ada ambang batas yang perlu dikenali orangtua. “Pertengkaran saudara kandung bisa menjadi masalah jika ada pertengkaran fisik yang signifikan,” terang Garofano.
Tanda bahaya lainnya mencakup ketidakseimbangan kekuatan yang mencolok antara anak yang lebih besar dan lebih kecil, pertengkaran kronis yang tak kunjung membaik, ancaman cedera, hingga perubahan drastis kondisi emosional — seperti anak yang tampak ketakutan atau menarik diri dari lingkungan.
Dampak Psikologis Jika Diabaikan
Konflik yang terlalu sering dan parah tidak boleh dibiarkan begitu saja. Berbagai riset membuktikan bahwa perundungan antarsaudara berkaitan erat dengan penurunan harga diri dan berkurangnya kepuasan hidup. Lebih jauh, kondisi ini mampu melipatgandakan risiko depresi saat anak memasuki usia dewasa awal.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.





