Teknologi

DTSEN dan AI Gantikan Sistem Bansos Lama, 42 Daerah Mulai Mei 2026

7
×

DTSEN dan AI Gantikan Sistem Bansos Lama, 42 Daerah Mulai Mei 2026

Sebarkan artikel ini
Pemerintah perluas bansos digital berbasis DTSEN dan AI ke 42 kabupaten/kota. Program Pro-Kesra targetkan graduasi kemiskinan, bukan sekadar bagi-bagi dana.
Pemerintah perluas bansos digital berbasis DTSEN dan AI ke 42 kabupaten/kota. Program Pro-Kesra targetkan graduasi kemiskinan, bukan sekadar bagi-bagi dana.

Q: Mengapa Banyuwangi dipilih sebagai pilot project digitalisasi bansos?
A: Banyuwangi dipilih sebagai daerah uji coba awal sistem bansos digital berbasis DTSEN. Setelah hasilnya dinilai menjanjikan, pemerintah mereplikasi model ini ke 42 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia dengan target implementasi nasional akhir 2026.

Q: Bagaimana teknologi AI digunakan dalam sistem bansos Indonesia?
A: AI diintegrasikan dalam Program Pro-Kesra untuk mendukung verifikasi data penerima manfaat, akurasi penyaluran, dan personalisasi intervensi. Sistem ini berjalan melalui platform SIKS (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial) dan Sapa UMKM, didukung data spasial dari Sensus Ekonomi 2026 berteknologi geotagging dan citra satelit.

Q: Kapan digitalisasi bansos berbasis DTSEN diterapkan secara nasional?
A: Pemerintah menargetkan implementasi nasional sistem bansos digital berbasis DTSEN pada akhir tahun 2026, setelah perluasan bertahap ke 42 kabupaten dan kota yang dimulai sejak Mei 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *