Transformasi Bukan Sekadar Adaptasi
Suwardi Luis, CEO OneGML sekaligus Founder QuBisa, menegaskan urgensi perubahan mendasar dalam cara organisasi beroperasi. “Di tengah percepatan perubahan akibat AI dan digitalisasi, organisasi tidak cukup hanya beradaptasi, mereka harus mampu mentransformasikan cara berpikir dan cara bekerja secara menyeluruh. Melalui IHCBS, kami ingin mendorong lahirnya pemimpin dan organisasi yang tidak hanya agile, tetapi juga human-centric dalam menciptakan kinerja berkelanjutan,” tegasnya.
Yunus Triyonggo, Ketua Steering Committee Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK), menyoroti dimensi yang kerap luput dari diskusi transformasi digital. “Tantangan dunia kerja saat ini bukan hanya soal adopsi AI, tetapi bagaimana teknologi mampu meningkatkan produktivitas tanpa menghilangkan nilai manusia di dalam organisasi. Karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi semakin penting,” ujarnya.
Forum Strategis Lintas Sektor
Cipta Wahyana, Managing Director KontanNews, melihat kebutuhan forum dengan insight praktis terus meningkat di kalangan dunia usaha. “IHCBS 2026 diharapkan menjadi ruang bertemunya pemimpin bisnis, praktisi SDM, dan pengambil kebijakan untuk bersama-sama menjawab tantangan produktivitas nasional,” ungkapnya.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.





