“Melalui perancangan chip secara mandiri, PERURI berkomitmen menghadirkan standar keamanan tertinggi untuk melindungi dokumen serta data strategis bangsa dari ancaman siber, sekaligus mendorong efisiensi devisa dan memperkokoh posisi Indonesia di ekosistem semikonduktor global,” kata Teguh dalam keterangan resmi Peruri pada Senin (27/7).
Kemdiktisaintek mencatat hackathon memakai sandbox desain chip. Sebanyak 98 tim dari 41 perguruan tinggi, dengan total 338 mahasiswa, ikut serta.
Pemerintah juga mendorong penelitian semikonduktor lewat kerja sama dengan sejumlah kampus. Fauzan Adziman, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, menyampaikan satu program penelitian ditargetkan selesai pada Mei 2028, dan hasilnya diharapkan menjadi fondasi kemampuan desain chip nasional. (*)
Artikel ini sudah tayang di Infotekno.net dengan judul Chip Merah Putih Masih Fokus Desain, Fabrikasi Baru





