Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi dimulainya operasi militer terhadap Teheran. Ia menyebut langkah tersebut bersifat defensif demi melindungi kepentingan nasional serta keselamatan warga dan pasukan AS di luar negeri.
“Tujuan kami adalah membela rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman langsung dari rezim Iran,” kata Trump dalam pernyataannya, Sabtu 28 Februari 2026.
Iran Luncurkan Serangan Balasan
Tak berselang lama, Iran melalui Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) melancarkan serangan balasan. Sejumlah rudal ditembakkan ke empat pangkalan militer AS di kawasan Teluk.
Target serangan meliputi Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, Al Salem di Kuwait, Al Dhafra di Uni Emirat Arab, serta Markas Armada Kelima AS di Bahrain.





