Budayawan Karawang, Nace Permana, mengapresiasi keputusan tersebut. Menurutnya, rute baru lebih memiliki nilai sejarah dan spiritual dalam perjalanan budaya Sunda.
“Kawasan Masjid Agung Syeh Quro berkaitan erat dengan penyebaran Islam di tanah Sunda melalui tokoh Syekh Qurotul Ain, guru dari Subang Larang yang kemudian menikah dengan Prabu Siliwangi,” kata Nace, yang sebelumnya mengkritisi rute awal napak tilas.
Sementara Bupati Karawang Aep Syaepuloh juga mengajak masyarakat ikut memeriahkan kirab budaya bertema “Subang Larang Nebar Kaheman” melalui unggahan video di akun TikTok pribadinya.





