Berita

Kunjungan Kerja Menko PMK dan Menteri Kependudukan di Subang Tinjau Penanganan Stunting

4
×

Kunjungan Kerja Menko PMK dan Menteri Kependudukan di Subang Tinjau Penanganan Stunting

Sebarkan artikel ini
kunker
Bupati Subang Kang Rey dampingi dua menteri dalam agenda kunker penanganan stunting di Subang. (Jajang/XJabar)

Stunting Bukan Hanya Soal Gizi

Sementara itu, Menko PMK Sugiono mengungkapkan bahwa pemberantasan stunting merupakan salah satu program prioritas utama Presiden Prabowo Subianto dalam kerangka transformasi bangsa, dengan peran instrumental dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga).

Sugiono menyoroti bahwa persoalan stunting tidak melulu soal kurangnya asupan gizi, melainkan juga sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan hunian warga.

“Kita lihat bahwa situasi stunting tidak semata-mata disebabkan oleh kurangnya gizi saja, tetapi juga terlihat dari kondisi lingkungan tempat mereka tinggal,” jelas Sugiono.

Oleh karena itu, penanganan ke depan harus dilakukan secara komprehensif. Selain melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemerintah pusat dan daerah juga fokus memperbaiki kualitas tempat tinggal, sanitasi, akses air bersih, serta asupan nutrisi harian.

“Upaya pemberantasan stunting tidak hanya meneruskan program MBG yang sudah ada, tetapi juga memperbaiki kualitas hidup, tempat tinggal, sanitasi yang mereka miliki, dan juga memperbaiki asupan makanan serta kebutuhan lainnya,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Menko PMK memberikan apresiasi tinggi kepada para kader TPK di Subang yang menjadi garda terdepan dalam mendampingi keluarga. “Saya berterima kasih kepada ibu-ibu Tim Pendamping Keluarga yang luar biasa, karena pekerjaan mereka yang menentukan masa depan bangsa ini,” pungkasnya.

Hadir pula mendampingi kegiatan ini jajaran Kemenko PMK dan Kemendukbangga/BKKBN, Anggota DPR RI Komisi I Hj. Elita Budiati, Ketua DPRD Subang, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Kepala OPD, serta pengurus TP PKK dan DWP Kabupaten Subang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

keracuan gas
Berita

Sebanyak 139 warga Desa Kutamekar dan Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, harus mendapatkan penanganan medis akibat keracunan paparan gas kimia. Insiden pencemaran udara ini bersumber dari kawasan industri PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills 2 pada Kamis 29 Oktober 2026.