Buah mengandung gula alami yang lebih mudah dicerna oleh tubuh serta dilengkapi dengan berbagai nutrisi penting seperti vitamin, mineral, dan serat.
Selain membantu memenuhi kebutuhan energi, kandungan serat pada buah juga berperan dalam menjaga sistem pencernaan tetap sehat selama bulan puasa.
Menurut dr. Ida, konsumsi buah saat berbuka dapat memberikan manfaat gizi yang lebih seimbang dibandingkan minuman manis dengan gula tambahan.
Ia menekankan bahwa manis alami dari buah merupakan pilihan terbaik untuk membantu tubuh memulihkan energi setelah berpuasa.
Pentingnya Asupan Cairan Saat Berbuka
Selain sumber energi, kebutuhan cairan juga menjadi hal penting yang perlu diperhatikan ketika berbuka puasa.
Selama menjalani puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama berjam-jam sehingga penting untuk menggantinya secara bertahap saat berbuka.
Minum air putih atau minuman berbasis buah dapat membantu tubuh kembali terhidrasi dengan baik.
Keseimbangan antara asupan cairan dan nutrisi menjadi salah satu kunci agar tubuh tetap sehat selama menjalani ibadah puasa.
Mitos Energi Tubuh Harus Diganti dengan Makanan Tinggi Kalori
Kebiasaan Berbuka dengan Gorengan
Selain mitos mengenai gula darah, terdapat anggapan lain yang cukup populer di masyarakat, yaitu keyakinan bahwa tubuh membutuhkan makanan tinggi kalori segera setelah berbuka puasa.
Akibatnya, banyak orang memilih mengonsumsi makanan berlemak seperti gorengan dalam jumlah besar saat berbuka.
Gorengan dianggap mampu mengembalikan energi tubuh dengan cepat setelah seharian tidak makan dan minum.
Padahal, menurut dr. Ida Gunawan, konsumsi gorengan dalam jumlah berlebihan bukanlah cara yang tepat untuk memulihkan energi tubuh.
Kandungan Lemak Tinggi dalam Gorengan
Gorengan umumnya mengandung lemak yang cukup tinggi karena proses pengolahannya menggunakan minyak dalam jumlah besar.
Konsumsi makanan berlemak secara berlebihan dapat meningkatkan total kalori yang masuk ke dalam tubuh.
Jika kebiasaan tersebut dilakukan secara rutin selama bulan Ramadhan, risiko peningkatan berat badan juga dapat meningkat.
Menurut dr. Ida, konsumsi gorengan sebenarnya tidak sepenuhnya dilarang saat berbuka puasa.
Namun yang perlu diperhatikan adalah jumlahnya agar tidak berlebihan.
Ia menjelaskan bahwa banyak orang sering mengonsumsi dua hingga tiga potong gorengan sekaligus ketika berbuka, yang kemudian diikuti dengan makanan utama dalam porsi besar.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.





