“Ngabuburit di sini rasanya beda. Lebih tenang dan nggak ribet. Biayanya juga murah,” ujar Pipit santai.
Pengunjung lain, Vina, juga merasakan hal serupa. Meski matahari belum sepenuhnya tenggelam, udara di sekitar pantai tetap terasa sejuk. Angin yang berhembus membuat suasana tidak terasa panas.
Menjelang magrib, kawasan Palabuhanratu terlihat cerah dengan panorama langit yang dramatis. Siluet pohon kelapa di tepi pantai semakin menambah kesan estetik, menjadikan tempat ini cocok untuk bersantai sambil menunggu azan berkumandang.





