“Untuk daging ayam, stok yang tersedia mencapai 392.609 ton, jauh di atas kebutuhan sebesar 211.051 ton. Sementara cabai rawit dipastikan aman dengan ketersediaan 55.688 ton dan kebutuhan 35.483 ton,” ucap Linda.
Linda menambahkan, prediksi surplus tersebut diperkuat oleh neraca pangan Januari 2026 yang menunjukkan 12 komoditas utama, termasuk beras, cabai, bawang merah, bawang putih, daging ayam, dan daging sapi, berada dalam kondisi surplus.
Guna menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga akan menggelar Gerakan Pangan Murah di 27 kabupaten/kota selama Ramadan dan Idulfitri. (*)





