Omar mengaku terkesan dengan keberagaman budaya, pakaian adat hingga bahasa daerah yang ditemuinya selama tinggal di Karawang. Ia juga merasakan lingkungan kampus yang terbuka dan ramah terhadap mahasiswa asing.
Sebagai mahasiswa asal Afrika di angkatannya, Omar mendapat dukungan dari dosen serta mahasiswa lokal dan internasional dari berbagai negara, seperti Pakistan, Yaman, Tajikistan dan Uzbekistan. Pengalaman tersebut membuat Omar semakin tertarik untuk melanjutkan kiprahnya di Indonesia.
Setelah pulang ke Mali untuk menemui keluarga, ia berencana melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, dengan mengambil program Magister Pendidikan Agama Islam. “Saya ingin meneruskan perjuangan orang tua,” katanya.
Cita-cita Omar tidak berhenti pada jenjang magister. Ia juga berencana melanjutkan pendidikan doktoral di Universitas Islam Madinah, seperti sang ayah yang merupakan lulusan kampus tersebut.





