“Kader PKB harus punya kapasitas. Mau jadi kepala daerah? Harus ngerti cara kelola pemerintahan, dari bawah sampai atas,” tegasnya.
Menurut Jazilul, peningkatan kualitas kader bukan sekadar jargon. Harus ada pendidikan politik yang serius, termasuk menggandeng kampus dan lembaga pendidikan.
Ia juga mengingatkan, kepemimpinan tak melulu soal gelar tinggi, tapi satu hal wajib: jangan sampai dipimpin orang yang tak punya kapasitas.
“Di tengah politik yang makin keras, kualitas pemimpin itu harga mati,” sentilnya. ***





