Sejumlah barang bukti turut diamankan, di antaranya palu, pisau cutter, dan dua unit telepon seluler milik DK dan AN.
Polisi juga akan melakukan digital forensik terhadap kedua ponsel tersebut. Langkah ini dilakukan untuk menelusuri aktivitas komunikasi serta informasi lain yang diharapkan dapat membantu mengungkap kronologi dan motif insiden berdarah tersebut. (*)






