Kondisi tersebut, terang dr. Afriani juga dipengaruhi layanan kateterisasi jantung yang belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sehingga pasien tertentu masih harus dirujuk ke rumah sakit lain.
Direktur RSUD Bandung Kiwari, dr. H. Arief Budiman, mengatakan rumah sakit akan memperkuat kompetensi tenaga medis melalui pelatihan sistem triase dan menambah jumlah dokter jaga di IGD.
“Untuk meningkatkan kualitas pelayanan di IGD, RSUD Bandung Kiwari menempatkan penguatan sumber daya manusia sebagai salah satu langkah pembenahan utama. Pelayanan kegawatdaruratan merupakan pelayanan yang dituntut berlangsung cepat sehingga membutuhkan koordinasi yang baik dari seluruh tim,” ujar dr. H. Arief. (*)







