Purwanto menambahkan seluruh siswa di kabupaten dan kota ditargetkan sudah dapat mengakses sistem secara bertahap. “Pemprov Jabar menargetkan seluruh lulusan SMP dan MTs sudah memiliki arah pendidikan yang jelas pada pertengahan Juni 2026, baik ke sekolah negeri maupun swasta,” ucapnya.
Disdik Jabar memastikan kapasitas sekolah masih mencukupi. Total daya tampung SMA, SMK, dan MA di Jawa Barat mencapai 909.183 kursi, lebih banyak dibanding jumlah lulusan tahun ini.
Meski begitu, tantangan utama SPMB bukan hanya soal ketersediaan kursi. Pemerintah juga menyoroti pemerataan siswa, jarak sekolah, hingga memastikan pelajar tetap melanjutkan pendidikan.





