“Tetap jaga ketertiban, no flare, no pitch invasion. Kita rayakan bersama, kasih ruang pemain untuk selebrasi di lapangan bersama keluarganya, bersama semuanya,” tegas Tobias.
Imbauan serupa juga datang dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia berharap euforia kemenangan tidak berubah menjadi tindakan yang merugikan dan mencederai makna juara bagi Persib maupun masyarakat Jawa Barat.
“Pertama bahwa juara di depan mata. Kalau juara sudah di depan mata, kita tinggal menjaga sikap dan ketertiban kita dalam mengelola itu,” kata Dedi. (*)





