Pertunjukan dibuka dengan musik keroncong, kemudian dilanjutkan teater Gemuruh Revolusi garapan sutradara Asep Kusmana dari Komunitas Subang Nyeni.
Teater tersebut mengangkat kisah perjuangan menuju kemerdekaan melalui sejumlah peristiwa penting, mulai dari penculikan Soekarno-Hatta oleh kaum pemuda, pembacaan Proklamasi 1945, hingga Bandung Lautan Api.





