Setibanya di embarkasi, seluruh calon jemaah kembali menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).
Hasil pemeriksaan menunjukkan empat calon jemaah dinyatakan tidak laik terbang. Dari empat orang tersebut, satu mengalami demensia, dua menjalani perawatan di rumah sakit, dan satu lainnya masih dalam tahap observasi medis.
“Keberangkatan mereka untuk sementara ditunda hingga kondisi kesehatan membaik.
Jika hasil pemeriksaan lanjutan menyatakan layak terbang dan tersedia kursi kosong pada kloter berikutnya, mereka masih berpeluang diberangkatkan tahun ini,” jelas Nandang.





