Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengajak umat Islam untuk menyikapi perbedaan ini secara bijak.
Ia menegaskan bahwa perbedaan metode merupakan bagian dari ruang ijtihad, sehingga tidak perlu saling menyalahkan atau merasa paling benar.
Perbedaan awal Ramadhan kerap terjadi karena perbedaan metodologi antara hisab dan rukyat. Meski demikian, pemerintah dan ormas Islam sepakat mengedepankan sikap saling menghormati demi menjaga persatuan umat. (*)





