Pemerintah kewilayahan bersama Forkopimcam dan perangkat daerah terkait turut memantau dan membantu proses di lapangan.
Arief menegaskan, pendekatan humanis dan kondusif menjadi kunci dalam membenahi kawasan perkotaan. Komunikasi dengan masyarakat terus dikedepankan agar penertiban lancar tanpa mengabaikan kondisi ekonomi pedagang.

Bersihkan Drainase dan Tata PKL
Penataan tidak berhenti pada pembongkaran. Pemkot Bandung akan melanjutkan dengan pembersihan kawasan dan perbaikan drainase yang selama ini tersumbat akibat terhalang bangunan liar dan aktivitas perdagangan.
“Pembersihan dan pengerukan drainase direncanakan berlangsung bertahap hingga pekerjaan selesai. Ini untuk mengembalikan fungsi saluran air sekaligus meningkatkan kebersihan dan kenyamanan lingkungan pasar,” jelas Arief.
Selain itu, penataan juga akan menyasar aktivitas pedagang kaki lima (PKL) dan pasar tumpah yang kerap menghambat arus lalu lintas. Pihak kecamatan akan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait untuk mencari solusi agar pedagang tetap bisa beraktivitas sesuai ketentuan.
Sudah Bertahun-tahun Ingin Ditata
Koordinator PKL Kelurahan Kebon Jayanti, Asep Satibi, menyambut positif penataan tersebut. Menurutnya, para pedagang sudah beberapa kali berkomunikasi dengan kecamatan dan kelurahan sebelum eksekusi.





