PHK 30.000 Karyawan Oracle: Ketika Investasi AI Menelan Anggaran Tenaga Kerja
XJABAR.COM – Oracle Corporation mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran yang berpotensi berdampak pada sekitar 30.000 karyawannya secara global, sebagai bagian dari restrukturisasi organisasi yang diarahkan untuk mengalihkan miliaran dolar anggaran ke pengembangan kecerdasan buatan (AI). Pemberitahuan pemecatan tersebut dikirimkan melalui email kepada karyawan di Kanada, India, Meksiko, dan Amerika Serikat, sebagaimana dilaporkan Independent dan dikutip pada Senin (6/4/2026).
Langkah ini menjadi yang terbesar dalam sejarah restrukturisasi Oracle. Data dari dokumen perusahaan yang dikutip Bloomberg menunjukkan biaya restrukturisasi Oracle pada 2026 mencapai estimasi US$1,60 miliar — jauh melampaui semua gelombang restrukturisasi sebelumnya, termasuk US$630 juta pada 2015, US$610 juta pada 2024, dan US$300 juta pada 2013.
Skala PHK: Dari Seattle hingga Mumbai
Di Amerika Serikat, dokumen resmi memperlihatkan dampak yang terukur dan terdokumentasi. Sekitar 491 karyawan yang bekerja secara jarak jauh dari dua lokasi Oracle di Seattle dan Washington dijadwalkan diberhentikan pada bulan Juni. Posisi yang terdampak didominasi pekerja kerah putih, meliputi 270 pengembang perangkat lunak, 46 manajer pengembangan perangkat lunak, direktur dan wakil direktur, 40 manajer program, serta 30 manajer produk.
Di Kansas City, Missouri, 539 karyawan dijadwalkan terdampak pada akhir Mei hingga awal Juni. Cakupan posisinya lebih luas: pengembang perangkat lunak, analis sistem, manajer program, hingga tenaga penjualan dan konsultasi.
Dampak paling masif terjadi di India. Sekitar 12.000 karyawan dilaporkan kehilangan pekerjaan, dengan fungsi teknik dan infrastruktur cloud sebagai sektor yang paling terpukul.
Bukan Sekadar Efisiensi Biasa
Efisiensi biaya dari pengurangan tenaga kerja ini diperkirakan mencapai US$8 miliar hingga US$10 miliar. Dana tersebut tidak masuk ke kantong pemegang saham semata — seluruhnya diarahkan untuk mendanai proyek AI Oracle, termasuk pembangunan pusat data berskala besar.
Reaksi dari kalangan internal tidak bisa dibendung. Eugenia Zanolli Andrade, seorang manajer kesuksesan pelanggan Oracle, menuliskan kesaksiannya secara terbuka di halaman LinkedIn miliknya pada hari yang sama.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.






