Teknologi

Musk Tuduh OpenAI Khianati Misi Nonprofit di Sidang Oakland Hari Kedua

25
×

Musk Tuduh OpenAI Khianati Misi Nonprofit di Sidang Oakland Hari Kedua

Sebarkan artikel ini
Elon Musk tampil agresif di sidang hari kedua vs OpenAI di Oakland — tuntut USD 134 miliar, akui sumbang hanya USD 38 juta, dan tuduh perusahaan khianati misi nonprofit asalnya.
Elon Musk tampil agresif di sidang hari kedua vs OpenAI di Oakland — tuntut USD 134 miliar, akui sumbang hanya USD 38 juta, dan tuduh perusahaan khianati misi nonprofit asalnya.

Elon Musk Gugat OpenAI US$134 Miliar, Akui Sumbangan Hanya USD 38 Juta

XJABAR.COM – Elon Musk tampil konfrontatif di hari kedua persidangannya melawan OpenAI di Pengadilan Oakland, California, Rabu (29/4/2026) — menuduh perusahaan yang ia ikut dirikan itu mengkhianati misinya sebagai organisasi nirlaba, sembari mengakui ia hanya menyumbang sekitar USD 38 juta dari janji kontribusi hingga USD 1 miliar.

Musk menuntut ganti rugi hingga USD 134 miliar terhadap OpenAI beserta mitranya, termasuk Microsoft, dalam kasus yang kini menjadi sorotan global karena berpotensi membentuk ulang arah regulasi dan tata kelola industri kecerdasan buatan.

Musk Tuduh OpenAI Berdiri di Dua Kaki yang Bertentangan

Dalam sesi pemeriksaan silang yang berlangsung panas, Musk berulang kali membalas pertanyaan pengacara OpenAI dengan nada tinggi. Ia bahkan secara terbuka menuding strategi pertanyaan yang diajukan bersifat menjebak.

“Pertanyaan Anda tidak sederhana. Mereka dirancang untuk menjebak saya, pada dasarnya,” kata Musk di ruang sidang, seperti dilansir dari NBCNews.

Inti tuduhan Musk berpusat pada perubahan arah OpenAI dari organisasi nonprofit menjadi entitas yang berorientasi profit — sebuah transformasi yang menurutnya bertentangan secara fundamental dengan spirit pendirian perusahaan.

“Mereka tidak bisa memiliki dua hal sekaligus. Mereka tidak bisa memanfaatkan status nonprofit… sekaligus memperkaya diri mereka secara besar-besaran,” tegasnya.

Hakim Turun Tangan, Ruang Sidang Sempat Memanas

Ketegangan mencapai puncaknya ketika Musk dan pengacara OpenAI, Bill Savitt, terlibat adu argumen yang memaksa hakim turun tangan untuk menenangkan suasana dan meminta kedua pihak tetap fokus pada pokok perkara.

Di tengah perdebatan itu, Musk melontarkan protes secara langsung dari kursi saksi:

“Bolehkah saya menjawab pertanyaan ini tanpa Anda menyela jawaban saya?” ujarnya dengan nada tinggi.

Musk menegaskan bahwa sejak awal ia mendirikan OpenAI dengan satu tujuan yang jelas — menciptakan entitas yang murni bekerja untuk kepentingan publik, bukan sekelompok kecil pemegang saham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *