Berita

SBNI Desak Stop Union Busting di Mayday 2026, Perlindungan Buruh Perempuan Jadi Sorotan

9
×

SBNI Desak Stop Union Busting di Mayday 2026, Perlindungan Buruh Perempuan Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
Ketua SBNI Jabar R Yadi Suryadi (tengah duduk) sesaat sebelum orasi Mayday di Monas, Jakarta. (Ai Mulyani/Xjabar)
Ketua SBNI Jabar R Yadi Suryadi (tengah duduk) sesaat sebelum orasi Mayday di Monas, Jakarta. (Ai Mulyani/Xjabar)

Jakarta, XJABAR.COM – Serikat Buruh Nasional Indonesia (SBNI) Jawa Barat, menuntut perlindungan terhadap buruh perempuan dan penghentian praktik union busting, dalam orasi peringatan Hari Buruh Internasional atau Mayday, di Monas, Jakarta.

Tuntutan tersebut menjadi sorotan utama dalam pernyataan sikap SBNI, selain upah layak, penghapusan outsourcing, serta penolakan sistem kontrak kerja berkepanjangan.

“Kami menutut upah layak untuk para pekerja, cabut aturan out sourcing dan kontrak seumur hidup, lindungi buruh perempuan dan stop Union Busting serta jaminan sosial yang manusiawi untuk buruh,” tegas Ketua SBNI Jabar R Yadi Suryadi, Jumat 1 Mei 2026, dalam orasinya di Monas.

Suryadi menilai, empat tuntutan tersebut sebagai hal krusial yang mesti terpenuhi. “Perlindungan terhadap buruh perempuan dan penghentian praktik union busting hal krusial yang harus segera dilakukan,” tandas Suryadi. Tuntutan tersebut menjadi sorotan utama dalam pernyataan sikap SBNI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *