Bukan Mainan Mahal, Psikolog ECED Ungkap Kunci Sesungguhnya Fondasi Anak
XJABAR.COM – Diskusi tentang kualitas sumber daya manusia hampir selalu mengarah ke pendidikan formal, penguasaan teknologi, atau kesiapan kerja. Tapi psikolog sekaligus anggota ECED Council Indonesia, Endang Fourianalistyawati, menunjuk satu fase yang justru paling menentukan—dan paling sering diabaikan: 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Fase yang Luput dari Perhatian Serius
1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) adalah periode dari kehamilan hingga anak berusia dua tahun, saat otak berkembang paling pesat, karakter mulai terbentuk, dan fondasi belajar sepanjang hayat dibangun. WHO, UNICEF, dan World Bank (2020) secara konsisten menyatakan bahwa investasi pada anak usia dini merupakan salah satu yang paling efektif untuk meningkatkan kualitas SDM jangka panjang.
Namun fase ini masih kerap dipersepsikan sekadar urusan gizi dan kesehatan fisik bayi. Belum dipahami sebagai strategi inti pembangunan jangka panjang.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.





