Lifestyle

Riset 30 Tahun Ahli Harvard: Minum Kopi Bikin Perempuan Berumur Panjang, Ini Fakta Ilmiahnya

107
×

Riset 30 Tahun Ahli Harvard: Minum Kopi Bikin Perempuan Berumur Panjang, Ini Fakta Ilmiahnya

Sebarkan artikel ini
Ahli Harvard ungkap minum kopi bikin perempuan berumur panjang berdasarkan hasil penelitian jangka panjang yang melibatkan hampir 50.000 wanita selama tiga dekade.
Ahli Harvard ungkap minum kopi bikin perempuan berumur panjang berdasarkan hasil penelitian jangka panjang yang melibatkan hampir 50.000 wanita selama tiga dekade.

Ahli Harvard Ungkap Minum Kopi Bikin Perempuan Berumur Panjang dalam Studi 30 Tahun

XJABAR.COM – Ahli Harvard ungkap minum kopi bikin perempuan berumur panjang berdasarkan hasil penelitian jangka panjang yang melibatkan hampir 50.000 wanita selama tiga dekade. Studi tersebut menemukan adanya kaitan antara konsumsi kopi berkafein secara rutin dengan penuaan yang lebih sehat serta peluang hidup lebih lama, khususnya pada perempuan.

Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Sara Mahdavi, peneliti pascadoktoral di Harvard T.H. Chan School of Public Health, yang memantau 47.513 wanita sejak 1984 hingga 2016. Hasil riset menunjukkan bahwa perempuan yang mengonsumsi kopi dalam jumlah moderat memiliki kemungkinan lebih besar untuk mencapai usia lanjut dengan kondisi fisik dan mental yang tetap baik dibandingkan mereka yang tidak minum kopi.

Temuan tersebut dipresentasikan dalam pertemuan tahunan American Society of Nutrition. Namun, hingga saat ini, penelitian tersebut masih menunggu publikasi resmi dan peninjauan ilmiah (peer review).

Siapa yang Melakukan Penelitian dan Bagaimana Metodenya?

Profil Peneliti dan Lembaga

Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Sara Mahdavi dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, salah satu institusi kesehatan masyarakat terkemuka di dunia. Dengan latar belakang riset epidemiologi dan nutrisi, tim peneliti berupaya menganalisis pola konsumsi minuman berkafein serta dampaknya terhadap kesehatan jangka panjang perempuan.

Penelitian ini memiliki nilai otoritatif karena dilakukan oleh institusi akademik ternama dan melibatkan pengamatan longitudinal selama 30 tahun, yang merupakan durasi signifikan dalam studi kesehatan populasi.

Metodologi dan Durasi Penelitian

Penelitian dimulai pada 1984 dengan melibatkan 47.513 wanita dewasa di Amerika Serikat. Selama tiga dekade, peneliti mengumpulkan data mengenai:

  • Frekuensi konsumsi kopi
  • Konsumsi teh
  • Minuman bersoda seperti Coca-Cola dan Pepsi
  • Riwayat kesehatan
  • Gaya hidup (merokok, olahraga, pola makan)
  • Kondisi mental dan fungsi kognitif

Data dianalisis hingga tahun 2016 untuk melihat siapa saja yang memenuhi kriteria “penuaan sehat”.

Apa yang Dimaksud dengan Penuaan Sehat?

Kriteria Lansia Sehat dalam Studi

Dari puluhan ribu partisipan, hanya 3.706 wanita yang dikategorikan mengalami penuaan sehat. Peneliti menetapkan sejumlah indikator ketat untuk menentukan kategori tersebut, yaitu:

  1. Berusia 70 tahun atau lebih
  2. Tidak memiliki 11 penyakit kronis utama, termasuk:
    • Penyakit jantung
    • Diabetes tipe 2
    • Kanker
  3. Memiliki kesehatan mental yang positif
  4. Mampu mempertahankan fungsi fisik
  5. Tidak mengalami gangguan memori atau penurunan kognitif

Kriteria ini menunjukkan bahwa penelitian tidak hanya menilai panjang umur, tetapi juga kualitas hidup di usia lanjut.

Berapa Banyak Kopi yang Dikaitkan dengan Umur Panjang?

Hubungan Antara Jumlah Kopi dan Peluang Penuaan Sehat

Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita yang minum setidaknya satu cangkir kopi setiap hari lebih mungkin masuk dalam kelompok lansia sehat dibandingkan mereka yang tidak minum kopi sama sekali.

Lebih lanjut, setiap tambahan satu cangkir kopi per hari dikaitkan dengan peningkatan peluang 2% hingga 5% untuk mengalami penuaan sehat. Efek ini terlihat hingga konsumsi sekitar lima cangkir kecil per hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *