Menurutnya, sisa makanan menjadi penyumbang sampah yang cukup besar, namun sering diabaikan. Banyak orang lebih fokus pada sampah kemasan dibanding limbah makanan.
Ia mengungkapkan, data menunjukkan sekitar 42 juta ton sampah per tahun berasal dari food waste. Padahal, jumlah itu bisa ditekan melalui pengelolaan bahan pangan yang tepat. Edukasi dilakukan mulai dari cara belanja, pengolahan, hingga pemanfaatan sisa makanan.
Semua bagian bahan pangan diupayakan agar tidak terbuang sia-sia.
Contohnya, tulang ayam dapat diolah menjadi pupuk organik. “Air cucian beras juga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan serupa, sehingga limbah dapur lebih bernilai guna,” ucap Adhitia.





