Lifestyle

Arah Baru Liburan Imlek 2026, Turis China Beralih dari Jepang ke Asia Tenggara

95
×

Arah Baru Liburan Imlek 2026, Turis China Beralih dari Jepang ke Asia Tenggara

Sebarkan artikel ini
Turis China diperkirakan akan melakukan perjalanan dalam jumlah terbesar sepanjang sejarah selama libur Tahun Baru Imlek 2026
Turis China diperkirakan akan melakukan perjalanan dalam jumlah terbesar sepanjang sejarah selama libur Tahun Baru Imlek 2026

Sehari kemudian, seorang pria berusia 50-an kembali diserang di area parkir dekat Terminal 3 Bandara Haneda, dengan kerugian mencapai 190 juta yen (sekitar Rp20,6 miliar).

Kedutaan China Keluarkan Imbauan Resmi

Kedutaan Besar China di Tokyo segera mengeluarkan imbauan resmi melalui akun WeChat, meminta warga negaranya untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempertimbangkan ulang perjalanan ke Jepang.

Dampak Jangka Panjang bagi Pariwisata Jepang

Target Kunjungan Wisatawan Terancam

Mengutip Kyodo News, Menteri Pariwisata Jepang Yasushi Kaneko menyatakan bahwa jumlah wisatawan China pada Desember 2025 merupakan yang terendah sejak Januari 2022. Penurunan ini dinilai sebagai dampak nyata dari seruan boikot dan ketegangan hubungan bilateral.

China Penyumbang Sepertiga Wisatawan Asing Jepang

China selama ini menyumbang sekitar satu dari tiga wisatawan asing ke Jepang. Analis dari JTB memperkirakan jumlah kunjungan wisatawan asing ke Jepang pada 2026 hanya mencapai 41,4 juta orang, turun sekitar 2,8 persen dibandingkan 2025.

Kesimpulan: Asia Tenggara Jadi Pemenang Pergeseran Wisata Imlek 2026

Perubahan arah perjalanan turis China selama libur Imlek 2026 menunjukkan betapa sensitifnya industri pariwisata terhadap faktor keamanan dan geopolitik. Ketika Jepang kehilangan pangsa pasar wisatawan China, negara-negara Asia Tenggara justru menuai keuntungan besar.

Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Malaysia kini berada di posisi strategis untuk memperkuat daya tarik mereka di mata wisatawan China. Selama faktor keamanan, konektivitas, dan kemudahan perjalanan tetap terjaga, kawasan ini diprediksi akan terus menjadi destinasi utama bagi wisatawan China di tahun-tahun mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *