Perlu diketahui, penyisiran ke area pulau dilakukan untuk mencari keberadaan rombongan jurnalis yang hilang kontak, sebagai bagian dari operasi yang memasuki masa perpanjangan hingga Kamis, 17 September 2026.
Disampaikan kembali, korban yang hilang kontak dalam kapal tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas (jurnalis Antara), Arie Basuki (jurnalis Merdeka), Yudistiro Pranoto (jurnalis iNews), Anadolu Firdaus Wajidi (jurnalis Anadolu), dan Donal Husni (freelance), Warta (55) kapten kapal, Surakman (60) anak buah kapal (ABK) dan guide bernama Heriyanto (49). (*)





