“Kita berdiskusi santai, tetapi membahas hal-hal yang konkret, khususnya terkait kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat,” kata Doddy.
Sejumlah tokoh masyarakat yang hadir turut menyampaikan pandangan, kritik, dan harapan terhadap kepemimpinan desa ke depan. Interaksi ini dinilai sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan publik sejak dini.
Hingga saat ini, Doddy belum mendeklarasikan diri secara resmi sebagai calon kepala desa. Namun, berbagai aktivitas yang dilakukan dinilai sebagai sinyal awal keseriusannya untuk maju dalam kontestasi Pilkades Bengle.
Pengamat menilai, pendekatan yang dilakukan mencerminkan strategi politik modern, yakni membangun kedekatan dan keterlibatan dengan masyarakat sebelum memasuki tahapan kampanye formal.





