Teknologi

Claude Mythos Bikin Saham Siber Ambles $14,5 Miliar dalam Sehari

37
×

Claude Mythos Bikin Saham Siber Ambles $14,5 Miliar dalam Sehari

Sebarkan artikel ini
Claude Mythos dari Anthropic picu kepanikan di forum IMF dan pasar saham. Kapitalisasi sektor siber susut $14,5 miliar dalam sehari, saham CrowdStrike hingga Zscaler anjlok.
Claude Mythos dari Anthropic picu kepanikan di forum IMF dan pasar saham. Kapitalisasi sektor siber susut $14,5 miliar dalam sehari, saham CrowdStrike hingga Zscaler anjlok.

XJABAR.COM – Model AI terbaru Anthropic bernama Claude Mythos memicu guncangan di pasar keuangan global dan memantik kekhawatiran serius dari para pemimpin keuangan dunia. Dalam satu hari saja, kapitalisasi pasar sektor keamanan siber menyusut sekitar 14,5 miliar dolar AS — setara Rp248 triliun — setelah informasi kemampuan model ini mulai beredar luas.

Jadi Topik Utama di Pertemuan IMF

Kekhawatiran terhadap Mythos mencuat dalam berbagai forum internasional. Model ini menjadi topik pembahasan utama dalam pertemuan International Monetary Fund (IMF) di Washington DC yang berlangsung pada 13–18 April lalu.

Menteri Keuangan Kanada, François-Philippe Champagne, menyebut isu ini telah menarik perhatian para menteri keuangan di seluruh dunia.

“Ini jelas cukup serius untuk mendapat perhatian semua menteri keuangan,” ujarnya.

Champagne menggunakan perbandingan geopolitik untuk menggambarkan kompleksitas ancaman ini. “Bedanya, (konflik) Selat Hormuz, kita tahu lokasinya dan ukurannya. Sementara isu dengan Anthropic ini adalah sesuatu yang belum diketahui sepenuhnya,” katanya. Ia menegaskan perlunya pengamanan dan prosedur untuk menjaga ketahanan sistem keuangan.

Apa Itu Claude Mythos?

Claude Mythos merupakan bagian dari ekosistem model AI Claude milik Anthropic — perusahaan AI yang bersaing langsung dengan OpenAI dan Google. Model ini diklaim sebagai yang paling mumpuni yang pernah dikembangkan Anthropic, dengan kemampuan menonjol di bidang keamanan siber.

Mythos disebut mampu menemukan bug lama maupun mengeksploitasi celah sistem secara otomatis. Lebih dari itu, model ini dilaporkan berpotensi melakukan simulasi hingga eksekusi serangan siber dalam skala besar — lebih cepat, lebih masif, dan lebih sulit dideteksi dibanding metode konvensional.

UK AI Security Institute yang telah menguji versi awal Mythos mengakui model ini mampu menemukan banyak celah pada sistem dengan perlindungan lemah, meski belum terbukti jauh lebih unggul dibanding model Anthropic sebelumnya.

Hingga kini, Anthropic belum merilis Mythos ke publik. Akses terbatas hanya diberikan kepada sejumlah perusahaan teknologi besar seperti Amazon Web Services, CrowdStrike, Microsoft, dan Nvidia untuk keperluan pengujian keamanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *