Di antaranya membantu meredakan mual dan mabuk perjalanan, meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan pencernaan, mengurangi nyeri sendi, membantu menurunkan kolesterol, hingga meredakan sakit kepala.
Dengan kandungan minyak atsiri sekitar 0,8 hingga 2,8 persen, jahe gajah banyak dimanfaatkan sebagai bahan bumbu masakan, minuman hangat, hingga bahan baku industri farmasi dan kecantikan.
Melihat potensi produksi dan peluang pasarnya, budidaya jahe gajah di Sukabumi ini berpeluang menjadi sumber pendapatan baru bagi petani, sekaligus memperkuat sektor pertanian lokal dengan komoditas bernilai jual tinggi. (Andi)





