Selain itu, Buky membantah anggapan yang menghubungkan peringatan Milangkala Tatar Sunda dengan keinginan pemerintah daerah mengganti nama Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, kedua hal tersebut tidak berkaitan.
Meski demikian, Buky mengapresiasi semangat para tokoh yang mengusulkan perubahan nama sebagai upaya menjaga identitas dan sejarah Sunda. Namun, ia mengingatkan bahwa setiap langkah harus mempertimbangkan kondisi sosial Jawa Barat yang kini semakin majemuk agar tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat. (*)





