Mengutip Humas Jabar, Sekda Herman mengatakan, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada triwulan IV 2025 mencapai 5,85 persen (year on year), melampaui rata-rata nasional 5,39 persen. Capaian tersebut didorong belanja pemerintah, konsumsi masyarakat, investasi, serta aktivitas ekspor-impor.
Ia juga mengungkapkan realisasi belanja daerah Jabar tahun 2025 menjadi yang tertinggi secara nasional, dengan sisa kas daerah hanya sekitar Rp 500 ribu di akhir tahun. “Belanja dilakukan secara agresif dan terukur, hasil kerja keras seluruh perangkat daerah,” ujarnya.
Berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mencapai 95,5 persen. Sementara kinerja birokrasi berada di angka 72,91 persen, meningkat dibanding tahun sebelumnya.





