Berita

Ekonomi Jabar Tumbuh 5,85 Persen, Herman Suryatman: Ini Momentum Jadi Provinsi Termaju

156
×

Ekonomi Jabar Tumbuh 5,85 Persen, Herman Suryatman: Ini Momentum Jadi Provinsi Termaju

Sebarkan artikel ini
Sekda Herman Suryatman menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia. (Istimewa)
Sekda Herman Suryatman menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia. (Istimewa)

Meski demikian, Herman menekankan tantangan utama ke depan adalah menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan. Berdasarkan data BPS November 2025, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Jabar tercatat 6,66 persen, sedangkan angka kemiskinan 6,78 persen.
Pemerintah menargetkan penurunan minimal 0,5 hingga 1 persen per tahun.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Jabar Sugianto Nangolah menilai peningkatan kapasitas SDM dan produktivitas tata kelola pembangunan harus didorong melalui kebijakan yang inovatif dan transformatif. Ia menekankan pentingnya sinergi perencanaan berbasis data dan indikator kinerja yang jelas agar program pembangunan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

erwan setiawan wagub jabar
Berita

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menegaskan bahwa pesatnya arus perkembangan teknologi tidak boleh membuat generasi muda kehilangan akar budaya daerah. Ia mendorong agar bahasa, kesenian, dan adat istiadat Sunda terus dirawat serta menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari anak muda Jabar.

ekspor jabar
Berita

Kinerja perdagangan luar negeri Jawa Barat menunjukkan tren positif yang signifikan. Sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026, nilai ekspor Jawa Barat ke Pakistan sukses menembus angka USD 242,18 juta, mencatatkan pertumbuhan sebesar 22,81 persen dibanding tahun sebelumnya.

herman suryatman bersama pemuda sunda
Berita

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, menekankan pentingnya peran strategis pemuda Sunda dalam menghadapi tantangan masa depan, khususnya pada sektor pendidikan dan ekonomi. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara kunci dalam Simposium Pamuda Sunda Tahun 2026 di Auditorium Bale Rumawat, Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung.