Konsultasi Dokter Jadi Kunci
Meski perawatan bisa dimulai lebih awal, dr. Dewita menekankan agar setiap langkah tetap didasarkan pada konsultasi profesional. Tanpa panduan dokter, perawatan yang salah bisa menghasilkan tampilan yang tidak natural atau bahkan memperburuk kondisi kulit.
“Bukan berarti masih 20-an lalu menunda perawatan sampai usia 40. Kalau peduli dengan penampilan, apalagi sering bertemu banyak orang, penting untuk konsultasi agar hasilnya tetap natural, bukan berlebihan,” tutup dr. Dewita.
Pesan ini relevan khususnya bagi mereka yang aktif secara sosial dan profesional, di mana penampilan kulit menjadi bagian dari kepercayaan diri sehari-hari.
Mulai dari Mana?
Langkah paling dasar yang bisa dilakukan tanpa biaya besar adalah memperbaiki gaya hidup terlebih dahulu. Rutin berolahraga, menjaga asupan nutrisi, berhenti menggunakan vape, dan memastikan kualitas tidur yang cukup adalah fondasi perawatan kulit jangka panjang.
Baru setelahnya, konsultasi dengan dokter estetika dapat dilakukan untuk menentukan intervensi lanjutan yang paling sesuai dengan kondisi kulit masing-masing individu.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.





