Teknologi

Roslansky LinkedIn Ungkap Skill Anti-AI di Tempat Kerja

73
×

Roslansky LinkedIn Ungkap Skill Anti-AI di Tempat Kerja

Sebarkan artikel ini
Di tengah gelombang otomatisasi yang memicu pemutusan hubungan kerja massal di berbagai perusahaan global, Ryan Roslansky selaku CEO LinkedIn
Di tengah gelombang otomatisasi yang memicu pemutusan hubungan kerja massal di berbagai perusahaan global, Ryan Roslansky selaku CEO LinkedIn

Dalam konteks pekerjaan, keberanian berarti kemampuan mengubah keraguan menjadi tindakan nyata — terutama dalam situasi ambigu yang tidak memiliki preseden data. Tidak ada model bahasa yang bisa menggantikan momen ketika seseorang memutuskan untuk melompat meskipun tidak ada jaminan.

3. Kreativitas Sejati: Membayangkan yang Belum Pernah Ada

Roslansky dan Roman membuat distinsi penting yang sering diabaikan dalam diskusi tentang kreativitas AI: kreativitas manusia adalah kemampuan membayangkan kemungkinan yang belum pernah ada, bukan sekadar kemampuan mengombinasikan elemen-elemen yang sudah ada sebelumnya.

AI generatif memang bisa menghasilkan konten, gambar, dan kode — tetapi dengan cara menyintesis pola dari data pelatihan yang ada. Manusia, di sisi lain, bisa menciptakan cara baru untuk merespons situasi yang belum pernah dilihat siapapun sebelumnya. Itu bukan hal yang sama.

Di tempat kerja, kreativitas ini tidak hanya berlaku untuk memecahkan masalah yang sudah teridentifikasi. Ia juga mencakup kemampuan merumuskan pertanyaan yang belum pernah diajukan.

4. Empati: Mengubah Transaksi Menjadi Hubungan

Empati adalah keterampilan yang paling sulit dikuantifikasi — dan justru karena itulah AI paling jauh dari kemampuan mereplikasinya. AI tidak bisa merasakan, tidak bisa peduli, dan tidak bisa mengungkapkan kepedulian secara autentik.

Keduanya menulis bahwa empati mengubah transaksi menjadi hubungan, dan mengubah tim menjadi komunitas. Ini bukan klaim abstrak. Artikel tersebut mengutip seorang konsultan bernama Neil yang mendorong anggota tim yang dibimbingnya untuk meluangkan waktu menelepon satu sama lain — sekadar menanyakan kabar atau berbicara ringan.

“Hal ini tidak nyaman untuk kebanyakan orang. Namun itu secara mendasar mengubah dinamika tim dan kemampuan mereka berkinerja dan membuat keputusan yang baik,” jelas Neil.

Satu kebiasaan kecil yang tampak tidak produktif itu ternyata memiliki efek yang bisa diukur pada performa tim. AI tidak akan pernah merekomendasikan hal semacam itu dari kesadaran genuine.

5. Komunikasi: Mengubah Bahasa Menjadi Makna

Keterampilan kelima adalah komunikasi — dan Roslansky serta Roman membuat pembedaan yang tajam antara apa yang bisa dilakukan AI dan apa yang hanya bisa dilakukan manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *