Menurut Luky, kasih sayang menjadi dasar dalam bertindak. Nilai ini melahirkan sikap gotong royong, toleransi, musyawarah, serta kebijaksanaan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Dari sisi bentuk, mahkota memiliki tiga susunan yang melambangkan konsep Sunda Tritangtu, yakni silih asah, silih asih, dan silih asuh. Konsep tersebut mengajarkan pentingnya saling berbagi ilmu, menyayangi, dan membimbing antar sesama,” tambah Luky.





