Kegiatan penelusuran kendaraan ke rumah-rumah atau perusahaan/pabrik besar juga akan dilakukan oleh Bapenda dengan menggandeng pihak ketiga.
“Kita akan telusuri karena bisa jadi kemungkinan ternyata sudah pindah tangan, bahkan sudah pindah provinsi. Tetapi di tempat yang barunya belum dibaliknamakan,” terang Deni.
Bapenda juga memaksimalkan karyawannya yang berjumlah lebih dari 800 orang untuk melakukan penelusuran melalui aplikasi Panah Pasopati. (*)





