Teknologi

Meta PHK 8.000 Karyawan Mulai 20 Mei, Gelombang Kedua Menyusul di Tahun Ini

3
×

Meta PHK 8.000 Karyawan Mulai 20 Mei, Gelombang Kedua Menyusul di Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
Meta mulai PHK 8.000 karyawan pada 20 Mei 2026 sebagai bagian transformasi AI besar-besaran.
Meta mulai PHK 8.000 karyawan pada 20 Mei 2026 sebagai bagian transformasi AI besar-besaran.

XJABAR.COM – Meta bersiap melakukan PHK besar-besaran yang akan dimulai pada 20 Mei 2026. Sekitar 10 persen dari total tenaga kerja global perusahaan — hampir 8.000 karyawan — akan terdampak dalam putaran pertama ini.

Informasi tersebut disampaikan tiga sumber yang mengetahui rencana internal Meta, sebagaimana dilansir Reuters, Sabtu (18/4/2026). Pihak Meta sendiri menolak memberikan komentar terkait waktu maupun skala pemangkasan.

Ini bukan akhir dari gelombang PHK. Sumber yang sama mengungkap bahwa perusahaan tengah menyiapkan putaran PHK lanjutan pada paruh kedua 2026, meski rincian waktu dan jumlah karyawan yang terdampak belum dipastikan.

Para eksekutif disebut masih membuka kemungkinan penyesuaian rencana, bergantung pada perkembangan teknologi AI. Reuters sebelumnya juga telah melaporkan bahwa Meta berpotensi memangkas hingga 20 persen atau lebih dari total tenaga kerjanya secara global.

Di balik pemangkasan ini, CEO Mark Zuckerberg tengah menggelontorkan investasi ratusan miliar dolar untuk mengubah arah perusahaan menuju teknologi AI. Meta kini membayangkan struktur organisasi yang lebih ramping dengan lebih sedikit lapisan manajemen dan produktivitas yang ditopang oleh alat berbasis AI.

Dalam beberapa pekan terakhir, Meta telah melakukan reorganisasi di divisi Reality Labs dan memindahkan sejumlah insinyur ke unit baru bernama “Applied AI”. Unit ini bertugas mempercepat pengembangan agen AI yang mampu menulis kode dan menjalankan tugas kompleks secara otonom.

Sebagian karyawan lainnya akan dialihkan ke unit Meta Small Business yang dibentuk bulan lalu sebagai bagian dari restrukturisasi. Langkah ini mencerminkan pergeseran prioritas bisnis Meta secara menyeluruh.

Tren serupa terjadi di perusahaan teknologi lain. Amazon telah memangkas sekitar 30.000 karyawan korporat dalam beberapa bulan terakhir, setara hampir 10 persen dari pekerja kantoran mereka.

Fintech Block pada Februari lalu bahkan memangkas hampir setengah dari total tenaga kerjanya. Dalam kedua kasus tersebut, manajemen secara terbuka mengaitkan PHK dengan peningkatan efisiensi melalui pemanfaatan AI.

Data dari situs pelacak Layoffs.fyi mencatat 73.212 pekerja teknologi telah kehilangan pekerjaan sepanjang tahun ini. Sebagai perbandingan, sepanjang 2024 angka tersebut mencapai 153.000 orang.

Bagi Meta, ini menjadi PHK terbesar sejak restrukturisasi masif akhir 2022 hingga awal 2023 yang mereka sebut “tahun efisiensi”. Kala itu, perusahaan memangkas sekitar 21.000 pekerjaan di tengah tekanan saham dan koreksi pertumbuhan era pandemi yang tidak berkelanjutan.

Kondisi keuangan Meta saat ini jauh lebih solid dibanding saat itu. Tahun lalu, perusahaan membukukan pendapatan lebih dari US$200 miliar dengan laba mencapai US$60 miliar, meski belanja untuk AI sangat besar.

Saham Meta tercatat naik 3,68% sejak awal tahun ini, meski masih di bawah level tertinggi yang pernah dicapai pada musim panas tahun lalu. Per 31 Desember, perusahaan yang berbasis di Menlo Park, California itu mempekerjakan hampir 79.000 orang.

FAQ

Q: Berapa karyawan Meta yang akan terkena PHK pada Mei 2026?

A: Sekitar 8.000 karyawan atau 10 persen dari total tenaga kerja global Meta akan terdampak dalam putaran PHK pertama yang dimulai 20 Mei 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *