Terpicu rasa takut akibat mimpi buruk yang dialami, pelaku ke dapur dan mengambil sebilah pisau, dan mendatangi kamar tidur ayahnya yang saat itu sedang terlelap. Dalam kondisi kamar yang gelap, serangan brutal pun terjadi.
Korban, RA, diduga diserang secara brutal, hingga mengalami luka di bagian bawah telinga hingga merembet ke belakang leher.
Korban yang terbangun dalam kondisi bersimbah darah sempat berusaha mencari pertolongan.
Korban berhasil keluar dari kamar sebelum akhirnya tak berdaya dan terkapar di depan rumah mereka. Keributan dan kondisi korban yang penuh darah menarik perhatian warga sekitar.
Beberapa saksi yang berdatangan mendapati RA mengalami luka robek parah di area wajah, leher, dada, serta kaki kirinya. Warga kemudian melarikan korban ke RS Primaya Karawang untuk mendapatkan pertolongan.





