Sementara itu, terduga pelaku berhasil diamankan oleh warga setempat dan kemudian diserahkan kepada petugas kepolisian.
Meski motif awal diduga karena pengaruh mimpi buruk, penyelidikan lebih lanjut mengungkap dugaan adanya akar persoalan yang lebih dalam. Polisi menduga pelaku menyimpan rasa sakit hati dan kebencian yang terpendam terhadap korban.
Hal ini didasari pengakuan bahwa RA kerap melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap ibu kandung pelaku dan bersikap kasar kepada anak-anaknya. Kasus ini kini masih dalam tahap penyidikan mendalam untuk memastikan semua fakta hukum. (*)





