“Istilah Sunda memiliki akar sejarah yang panjang dan lebih mencerminkan identitas kultural masyarakat di wilayah tersebut. Sementara itu, penyebutan Jawa Barat dinilai kurang tepat secara geografis karena wilayah paling barat Pulau Jawa berada di Provinsi Banten,” kata Cecep.
Meski demikian, Cecep mengingatkan agar rencana perubahan nama tidak dilakukan secara tergesa-gesa. Ia mendorong pemerintah melibatkan perguruan tinggi, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menyusun kajian akademik sebelum kebijakan diambil.
Terkait kekhawatiran masyarakat mengenai perubahan dokumen kependudukan, Cecep menilai proses administrasi bukan menjadi hambatan utama. “Penyesuaian data dapat dilakukan secara bertahap, sebagaimana yang pernah diterapkan saat pemekaran daerah,” ucapnya.







