“Rumija harus dikembalikan ke fungsinya. Jalan untuk transportasi, sedangkan trotoar untuk pejalan kaki,” ujar Herman seusai Apel Gabungan Pembongkaran Bangli di Kiaracondong.
Menurut Herman, penertiban dilakukan secara tegas namun tetap mengedepankan pendekatan humanis. Pemerintah menyiapkan solusi bagi pedagang yang terdampak agar tetap dapat menjalankan usahanya. “Bukan tanpa solusi, kami siapkan tempatnya. Yang penting pindah dulu, kemudian berdaya,” kata Herman.
Salah satunya, sebut Herman, dengan menyediakan kios di Pasar Bandung Trade Mall (BTM). Tercatat sekitar 800 kios tersedia, jumlah pedagang yang terdampak penertiban di Kiaracondong diperkirakan lebih dari 100 orang.






