Berdasarkan informasi awal, kecelakaan terjadi saat KRL rute Jakarta-Bekasi berhenti karena adanya taksi listrik yang mogok di perlintasan rel.
Saat KRL berhenti, KA Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta-Surabaya diduga menabrak rangkaian dari arah belakang. Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak 14 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 84 lainnya mengalami luka-luka. (*)






