Rokid AI Glasses Resmi Masuk Indonesia, Kacamata Pintar dengan ChatGPT dan Terjemahan Real-Time
XJABAR.COM – Rokid, jenama teknologi asal China, resmi memperkenalkan kacamata bertenaga kecerdasan buatan bernama Rokid AI Glasses ke pasar Indonesia melalui mitra resminya, PT Denka Pratama Indonesia, dalam acara peluncuran perdana di Jakarta, Senin.
Kehadiran perangkat ini memperluas pilihan wearable AI di Indonesia — segmen yang mulai tumbuh seiring meningkatnya adopsi teknologi AI di kalangan konsumen lokal.
Rangka Titanium, Bobot 49 Gram
Dari sisi material, Rokid AI Glasses menggunakan kombinasi titanium plastic dan titanium alloy yang membuatnya tetap ringan namun kokoh. Bobotnya hanya 49 gram — cukup nyaman untuk digunakan sepanjang hari tanpa membebani hidung maupun telinga.
Bagi pengguna dengan kelainan mata seperti miopi, perangkat ini juga mendukung lensa resep dari dokter mata, sehingga tidak perlu memilih antara kacamata koreksi dan kacamata pintar.
Layar MicroLED Hijau dengan Kecerahan 1.500 Nits
Rokid AI Glasses dibekali layar microLED yang mampu mencapai kecerahan puncak 1.500 nits dengan 10 level peredupan. Tampilan pada layar ini hadir dalam format teks berwarna hijau, menjaga informasi tetap terbaca jelas di berbagai kondisi cahaya.
Untuk audio, kacamata ini dilengkapi dual directional AAC speakers yang memungkinkan pengguna mendengarkan musik atau menerima respons AI langsung melalui frame kacamata — cocok untuk aktivitas aktif seperti bersepeda atau jogging tanpa perlu memasang earphone.
AI Asisten, Visual Intelligence, dan Terjemahan Real-Time
Fitur utama yang menjadi daya tarik Rokid AI Glasses adalah integrasi AI generatif, termasuk ChatGPT milik OpenAI, yang menjadikan perangkat ini berfungsi layaknya asisten pribadi yang selalu menempel di wajah.
“Rokid AI Glasses ini menggabungkan AI dan wearable technology dalam satu ekosistem. Dari mulai komunikasi, navigasi, AI assistant, teleprompting, foto sampai video,” kata Brand Manager of Rokid Indonesia Wiranata Mulya dalam peluncuran tersebut.
Salah satu fitur yang paling menonjol adalah Visual Intelligence — pengguna cukup menatap suatu objek atau situasi di depannya, lalu bertanya kepada AI untuk mendapatkan informasi lengkap secara instan tanpa harus mengeluarkan ponsel.
Fitur kedua yang tak kalah berguna adalah real-time translation. Percakapan dalam bahasa asing — misalnya Bahasa Jepang — dapat diterjemahkan langsung ke Bahasa Indonesia dan ditampilkan sebagai teks di layar kacamata, menjadikannya alat komunikasi lintas bahasa yang praktis.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.





