“Nilai someah, silih asih, silih asah, silih asuh, handap asor, serta tata krama penting untuk terus dikenalkan kepada generasi muda,” kata Robby.
Tokoh masyarakat Dr. Hj. Diah Nurwitasari, Dip. Ing, juga menekankan bahwa budaya Sunda tidak hanya berkaitan dengan kesenian dan bahasa, tetapi tercermin dalam sopan santun, penghormatan kepada orang tua, serta kepedulian terhadap sesama.
Semarak Budaya 2026 turut dimeriahkan pertunjukan Wayang Cepot Gaul oleh Dalang Dadang Setiawan. Seni tradisional tersebut dikemas lebih dekat dengan kehidupan anak muda tanpa menghilangkan pesan moral dan nilai budaya.





