Ia menyatakan bahwa secara hati nurani, Anthropic tidak dapat menerima permintaan tersebut.
Sikap Pentagon dan Ancaman Undang-Undang Produksi Pertahanan
Tenggat Waktu dan Potensi Tindakan Paksa
Pentagon sebelumnya memberikan tenggat waktu hingga Jumat pukul 17.01 waktu setempat agar Anthropic mematuhi tuntutan mereka.
Jika tetap menolak, perusahaan terancam menghadapi tindakan berdasarkan Undang-Undang Produksi Pertahanan (Defense Production Act), regulasi era Perang Dingin yang memberi wewenang luas kepada pemerintah federal untuk mengarahkan industri swasta demi kepentingan keamanan nasional.
Selain itu, Pentagon mengancam akan melabeli Anthropic sebagai risiko rantai pasok (supply chain risk). Label ini biasanya diberikan kepada perusahaan dari negara-negara lawan dan dapat berdampak signifikan terhadap reputasi serta operasional bisnis.
Pentagon berargumen bahwa mereka beroperasi sesuai hukum dan bahwa pemasok kontrak tidak dapat menetapkan syarat tentang bagaimana produk mereka digunakan setelah diserahkan.
Dampak terhadap Industri AI: Solidaritas dan Kekhawatiran
Dukungan dari Google DeepMind dan OpenAI
Konflik ini memicu solidaritas di kalangan pekerja industri AI. Ratusan karyawan dari Google DeepMind dan OpenAI menandatangani surat terbuka berjudul We Will Not Be Divided.
Surat tersebut menyerukan agar para pemimpin perusahaan teknologi bersatu menolak penggunaan model AI untuk pengawasan massal domestik dan pembunuhan otonom tanpa pengawasan manusia.
CEO OpenAI, Sam Altman, dalam memo internal menyatakan bahwa ia tengah mengupayakan kesepakatan dengan Pentagon yang tetap mencakup batasan etis serupa dengan yang diusulkan Anthropic.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.





