Valuasi Anthropic Tembus USD 1 Triliun, Saham Melesat 211% Salip OpenAI
XJABAR.COM – Anthropic resmi melampaui OpenAI sebagai startup kecerdasan buatan dengan valuasi tertinggi di dunia. Di pasar sekunder, perusahaan pemilik Claude itu kini ditaksir bernilai USD 1 triliun — melampaui OpenAI dengan selisih lebih dari USD 100 miliar.
Lonjakan ini terjadi di tengah pertumbuhan pendapatan yang dramatis dan meningkatnya minat investor institusi global terhadap saham Anthropic, sementara gairah terhadap saham OpenAI justru mulai meredup.
Pasar Sekunder Jadi Cermin Kepercayaan Investor
Valuasi USD 1 triliun Anthropic tidak berasal dari putaran pendanaan formal, melainkan dari perdagangan di pasar sekunder — arena di mana saham perusahaan privat diperjualbelikan, biasanya oleh karyawan atau investor awal yang ingin melikuidasi kepemilikan mereka.
Dalam beberapa pekan terakhir, melansir The New York Times, minat terhadap saham Anthropic meningkat tajam. Para investor berlomba-lomba mendapatkan saham perusahaan tersebut, mendorong harga naik signifikan di berbagai platform perdagangan sekunder.
Tren ini berbanding terbalik dengan kondisi OpenAI. Sejumlah investor institusi disebut kesulitan mencari pembeli saat ingin menjual saham senilai USD 600 juta — sebuah sinyal yang cukup mencemaskan, mengingat OpenAI baru saja menyelesaikan putaran pendanaan besar senilai USD 122 miliar.
Pendapatan Anthropic Melesat Tiga Kali Lipat dalam Tiga Bulan
Kenaikan valuasi Anthropic bukan tanpa dasar fundamental. Dari sisi kinerja bisnis, perusahaan ini membukukan pertumbuhan pendapatan yang luar biasa cepat. Pendapatan Anthropic tercatat melonjak dari USD 9 miliar pada akhir 2025 menjadi lebih dari USD 30 miliar pada akhir Maret 2026 — pertumbuhan lebih dari tiga kali lipat hanya dalam kurun tiga bulan.
Lonjakan ini didorong oleh adopsi luas layanan Claude di sektor komersial. Model-model Claude kini digunakan di berbagai industri, memperluas basis pengguna korporat Anthropic secara signifikan.
Sebagai perbandingan, harga saham Anthropic di pasar sekunder telah naik 211 persen dalam tiga bulan terakhir. Sementara saham OpenAI hanya tumbuh sekitar 8,5 persen dalam periode yang sama — selisih yang mencerminkan betapa jauhnya persepsi pasar terhadap trajektori kedua perusahaan ini.
Claude Mythos: Terlalu Berbahaya untuk Dirilis, Tapi Justru Memicu Perhatian
Salah satu katalis tambahan yang mendorong minat publik dan investor terhadap Anthropic adalah kemunculan model terbaru mereka, Claude Mythos. Teknologi ini diklaim mampu mendeteksi ancaman siber pada level yang belum pernah ada sebelumnya.
Meski begitu, Anthropic sendiri menyebutnya terlalu berisiko untuk dirilis secara luas kepada publik umum. Keputusan menahan peluncuran inilah yang justru memantik perhatian — sebuah ironi di mana kehati-hatian perusahaan dalam pengelolaan AI malah memperkuat citra Anthropic sebagai pengembang AI yang bertanggung jawab di mata komunitas teknologi dan investor.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.




