“Lewat layanan Tarik Data warga cukup datang ke kantor Disdukcapil Karawang tanpa harus kembali ke daerah asal untuk mengurus perpindahan KTP,” terang Torich.
Sedangkan layanan X-Men, yakni layanan jemput bola ke perumahan padat pendatang setiap akhir pekan. “Program ini menyasar pekerja yang sibuk di hari kerja namun telah menetap dan memiliki rumah di Karawang,” ucap Torich.
Sayangnya, meski berbagai kemudahan sudah diberikan, angka perpindahan KTP daerah asal ke Karawang tetap masih tergolong rendah, hanya sekitar 1–3 persen per tahun.





