XJABAR.COM – Binus University resmi meluncurkan Doctor of Accounting Science, program doktor baru yang dirancang merespons transformasi profesi akuntansi di tengah derasnya adopsi kecerdasan buatan. Peluncuran berlangsung di Kampus Anggrek, Kemanggisan, Jakarta, Senin, 13 April 2026.
Program ini tidak sekadar menambah jenjang akademik dalam portofolio Binus. Kehadirannya diposisikan sebagai respons konkret terhadap pergeseran industri yang semakin bergantung pada analitik data, otomasi, dan algoritma cerdas.
Profesi akuntan sedang berada di persimpangan sejarah. Keahlian kalkulasi manual yang selama ini menjadi fondasi profesi tersebut kini tak lagi cukup di hadapan sistem AI yang mampu memproses data keuangan dalam hitungan detik.
Momentum 45 Tahun Binus University
Peluncuran program doktor ini bertepatan dengan perayaan 45 tahun perjalanan Binus University di dunia pendidikan tinggi Indonesia. Momentum tersebut bukan kebetulan—Binus memilih tonggak sejarah ini untuk menegaskan komitmen transformasi jangka panjang kampus.
Rektor Binus University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyatakan program ini akan menciptakan ekosistem pendidikan yang unggul. Ia menegaskan langkah strategis ini dirancang untuk melahirkan pemimpin yang mampu menjawab berbagai tantangan global di masa depan.
Binus juga berjanji terus bertransformasi agar setiap program studinya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas. Komitmen itu tercermin dari fokus kurikulum yang secara eksplisit mengintegrasikan isu-isu industri terkini ke dalam kerangka akademik.
Panggung Diskusi: AI dan Masa Depan Profesi Akuntansi
Peluncuran program diwarnai sesi gelar wicara yang membahas transformasi profesi akuntansi di era kecerdasan buatan. Forum tersebut menyoroti urgensi adaptasi terhadap perangkat lunak teknologi masa kini, baik dalam praktik maupun riset akuntansi modern.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.





